Minggu, 17 Mei 2026

Mengisap Jari


Bupkis (בופקיס): Nol besar, tidak ada apa-apa, atau sesuatu yang tidak bernilai/berharga.

In der yavanisher kultur, az a mentsh zeygt dem finger oder dem thum, meynt es az er blaybt mit gornisht oder er ken nor baysn di lippn far tser. Di tsaytnshtit zogt az es iz "ora ilok" (nisht sheyn) un veyzt oyf a pasive hantlung. In der yidisher shprakh, farshdeyt men aza matsev zeyr gut durkh dem vort "bupkis". Ven a mentsh arbet shver ober krigt amende gornisht far zayn mi, zogt men: "er hot gekrign bupkis" dos meynt a groyse nul, epes vos hot gornisht keyn vert, punkt vi dos ngemut driji in der yavanisher tradeetsye.

Dalam budaya masyarakat Jawa, ketika seseorang mengisap jari atau jempol, itu bermakna dia tidak mendapatkan apa-apa atau hanya bisa gigit jari karena kecewa. Tradisi mengatakan bahwa hal ini adalah "ora ilok" (pamali) dan menunjukkan kebiasaan yang pasif. Dalam bahasa Yiddish, situasi seperti ini dipahami dengan sangat baik melalui kata "bupkis". Ketika seseorang bekerja keras namun pada akhirnya tidak mendapatkan apa-apa atas usahanya, orang akan berkata: "dia mendapatkan bupkis" yang berarti nol besar, sesuatu yang sama sekali tidak bernilai, persis seperti filosofi ngemut driji dalam tradisi Jawa.

Kosakata:
  • Zeygt dem finger (זויgt דעם פֿינגער): Mengisap jari (ngemut driji).
  • Bupkis (בופקיס): Kosakata Yiddish yang sangat populer untuk menggambarkan "nol besar", tidak dapat apa-apa, atau sesuatu yang tidak ada harganya sama sekali.
  • Gornisht (גאָרנישט): Kata dasar Yiddish untuk "tidak ada apa-apa" (nothing), yang berpadu sempurna dengan makna bupkis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cahaya Yeshiva

דאָס זון־ליכט שײַנט אויף מײַן מאָרגן ווען איך גיי אין דער ישיבה געדולה. איך פֿיל אַ וואַרעמקייט אין קערפּער און שוויץ אַ ביסל. איך זאָג קיין...